TAZAKKA GELAR SHALAT ISTISQA’

TAZAKKA GELAR SHALAT ISTISQA’

TAZAKKA — Pondok Modern Tazakka mengadakan shalat Istisqa’ di halaman Gedung Rabithah, Ahad (8/10). Shalat ini digelar untuk meminta rahmat Allah dengan turunnya hujan yang sudah lama dinanti.

Shalat pagi itu diikuti oleh seribuan jamaah yang terdiri dari santri, asatidz, sayyidah, karyawan pondok, wali santri dan juga masyarakat. Hadir pula dalam shalat Istisqa’ tersebut Bapak Pimpinan PM Tazakk dan Ketua Yayasan Tazakka.

Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Tazakka, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D.

Baca juga: TAZAKKA PERPANJANG MOU DENGAN FIB UGM

Dalam khutbahnya, Kiai Anang mengajak semua jamaah untuk selalu bertakwa kepada Allah. Karena dengan takwa, Allah akan memberikan jalan keluar dari semua kesulitan dan juga rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka serta dibukakan pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi. “Salah satu berkah Allah dari langit adalah turunnya hujan” ujarnya.

Kiai Anang juga berpesan agar kaum muslimin selalu kembali kepada Allah, baik dalam keadaan susah maupun senang, saat sempit maupun lapang. Beliau mengajak untuk selalu berbuat kebaikan dan memohon ampun kepada Allah jika melakukan kemaksiatan.

Dalam khutbahnya, Kiai Anang juga menyampaikan bahwa hujan adalah elemen penting bagi kehidupan manusia dan juga tumbuhan serta hewan-hewan yang ada di muka bumi. Maka, ketika hujan tidak turun dalam waktu lama, dilanda musim kemarau panjang dan kekeringan, Allah menganjurkan umatnya untuk meminta kepada Allah langsung dengan cara melaksanakan shalat Istisqa’.

Baca juga: PIMPINAN BUKA UJIAN TULIS SEMESTER PERTAMA

Selain itu, beliau juga berwasiat agar kita semuanya meluruskan niat dan meningkatkan iman dan takwa dengan menjalankan semua perintah Allah dan Rasul-Nya. “Harapannya dengan tetap berjalan lurus di atas jalan agama Islam, niscaya Allah akan cukupkan kepada kaum muslimin air yang cukup” tegas beliau.

Sebelum menutup khutbahnya dengan doa, Kiai Anang berpesan agar semua jamaah memperbanyak bertaubat dan beristighfar sebagaimana seruan Nabi Hud dan Nabi Nuh kepada umatnya.

Khutbah ditutup dengan doa yang diaminkan oleh seluruh jamaah sembari menengadahkan tangan memohon rahmat dan ampunan serta turunnya hujan.

Baca juga: Tazakka Gelar Pengajian Maulid Nabi

Usai shalat, seluruh santri kemudian langsung bersiap untuk melanjutkan ujian tulis semester kedua di kelas masing-masing.***