UJIAN MASUK SELESAI, TAZAKKA TERIMA 219 SANTRI BARU

UJIAN MASUK SELESAI, TAZAKKA TERIMA 219 SANTRI BARU

Tazakka — Panitia Penerimaan Santri Baru 2024 Pondok Modern Tazakka baru saja selesai menggelar Ujian Masuk KMI Gelombang Kedua, Ahad (26/5). Dari hasil ujian tersebut, sebanyak 109 orang dinyatakan lulus. Sehingga pada tahun pelajaran 2024-2025, Pondok Modern Tazakka menerima 219 orang santri baru.

Ustadz Khafidz Kurniawan, S.H.I., Panitia PSB Tazakka menjelaskan bahwa pada ujian masuk gelombang pertama, Tazakka telah menerima 110 calon santri. “Dengan lulusnya 109 orang calon santri di gelombang kedua ini, maka total santri yang diterima ada 219 orang”, jelasnya.

Secara detail Ustadz Khafidz juga menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti ujian gelombang kedua ada 119 orang. 18 diantaranya mengikuti ujian secara online, dan sisanya melaksanakan ujian secara offline di kampus PM Tazakka. Khafidz menjelaskan bahwa mereka berasal dari beberapa provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh sampai Maluku. Bahkan ada santri yang berasal dari Malaysia.

Mengamini apa yang disampaikan oleh Ustadz Khafidz, Kepala Departemen Pengasuhan Santri, Ustadz. Hawin Aulia Abdullah, Lc. menyatakan kesyukurannya atas lulusnya para calon pelajar di KMI Tazakka yang semakin menasional dan menusantara, bahkan internasional dengan hadirnya santri asal luar Indonesia.

“Alhamdulillah kita bisa menerima santri sebanyak ini, bahkan sebagian dinyatakan lulus namun tidak mendapat tempat. Maka, fokus kami di Pengasuhan adalah menyiapkan kedatangan mereka dan juga semua sarana prasarana penunjang mereka sebelum kedatangan mereka ke pondok akhir bulan Juni yang akan datang”, ucapnya.

Hawin juga mengatakan bahwa sesuai dengan jadwal di kalender akademik Tazakka, para santri baru akan dijadwalkan masuk pada akhir bulan Juni mendatang. Setelahnya, mereka akan menjalani serangkaian kegiatan orientasi dan pengenalan kampus, cek kesehatan, seminar motivasi, sampai pembacaan aturan disiplin.

Dari data yang dihimpun tim Media Center Tazakka, 219 calon santri baru tersebut berasal dari lulusan SMP/MTs sejumlah 62 orang, dan 157 orang adalah lulusan SD/MI. Mereka berasal dari 16 Provinsi di Indonesia dan juga ada 4 orang dari Malaysia.

Adapun sebaran Provinsi asal santri baru yaitu; Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara. @almahdi