Batang, 26 Maret 2025 – Pondok Modern Tazakka kembali menggelar acara buka bersama dan Tali Asih dengan Anshar Tazakka serta Fisabilillah di Aula Gedung Rabithah. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang rutin diadakan setiap akhir bulan Ramadhan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian pondok terhadap masyarakat sekitar, khususnya mereka yang telah berkontribusi sejak awal berdirinya pondok.

Dalam sambutannya, K.H. M. Bisri, S.H.I., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan. “Tazakka adalah tenda besar bagi seluruh masyarakat. Kami ingin memberikan terus menjaga dan mempererat hubungan ini agar keberkahan senantiasa mengalir kepada kita semua,” ujar beliau.

Acara ini juga menjadi ajang penghormatan bagi para imam, muadzin, marbot, serta para guru ngaji yang memiliki peran penting dalam membangun moral dan spiritual masyarakat. “Merekalah yang mengajarkan anak-anak di kampung-kampung, menanamkan nilai-nilai agama, dan menjaga tradisi keislaman di tengah masyarakat,” lanjut Kiai Bisri.


Pada kesempatan yang sama, Ustadz Edi memaparkan laporan perkembangan Lazis Tazakka, lembaga yang berfokus pada empat bidang utama: pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan dakwah sosial. Ia mengungkapkan bahwa setiap tahunnya, Lazis Tazakka terus berkembang dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, tahun ini Lazis Tazakka mentasharufkan dana dengan proporsi sebagai berikut: 62% untuk pendidikan, 18% untuk kesehatan, 4% untuk ekonomi, dan 16% untuk dakwah sosial. Saat ini, terdapat 222 anak yang sedang dibiayai penuh oleh Lazis Tazakka, termasuk 37 orang dari lembaga lain yang turut mendapatkan beasiswa,” jelasnya.
Sebagai upaya untuk memperluas manfaat, Lazis Tazakka menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp7,8 miliar pada tahun 2025. Angka ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Lazis Tazakka dalam membangun generasi penerus yang unggul, terutama di bidang pendidikan bagi kader-kader lembaga.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D., yang menekankan pentingnya keberlanjutan perjuangan dalam melayani umat. “Mohon doa dari semuanya, mudah-mudahan kita terus bisa berkhidmah untuk umat ke depan,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan bahwa di ruang-ruang publik, fokus utama bukan lagi pada perbedaan, melainkan pada bagaimana setiap elemen masyarakat dapat berkontribusi secara nyata bagi umat dan bangsa.

Setelah shalat maghrib berjamaah dan berbuka puasa bersama, acara dilanjutkan dengan tasharuf atau penyaluran bantuan kepada para imam, muadzin, marbot, guru ngaji, serta para pengajar di TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin). Hal ini menegaskan komitmen Lazis Tazakka untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang berorientasi pada kesejahteraan umat.
Dengan semangat kebersamaan dan kontribusi nyata, Pondok Modern Tazakka bertekad untuk terus menjadi pelopor dalam membangun masyarakat yang lebih baik, melalui pendidikan, dakwah, serta berbagai program sosial yang berkelanjutan.