Tag tausyiah

Membaca Raport Diri; K.H. Hasan Abdullah Sahal

Dahulu pondok pesantren itu kecil, tapi karena jiwanya besar, ia sekarang menjadi besar. Sampai-sampai United Nation atau PBB tidak bisa mengatur pesantren, UNESCO tidak bisa mengatur pesantren. Bagi mereka intervensi adalah “amal shaleh”, tapi bagi kita itu adalah dzanbun kabir…

KETERPANGGILAN; KH. Hasan Abdullah Sahal

Pengetahuan tidak selamanya sejajar dengan tindakan. Banyak diantara kita yang sudah tahu dan mengerti akan sesuatu. Tapi pengetahuan ini saja tidak cukup untuk mewujudkan aksi, karena ada persoalan lain, yaitu mau atau tidak mau mengerjakannya. Sebagai contoh, kita semua tahu…

TUJUAN PENDIDIKAN INDONESIA; K.H. Zaenuddin Fananie

Banyak orang beranggapan bahwa tujuan pendidikan adalah pengajaran. Yaitu, sekedar menyampaikan pelajaran kepada siswa atau mentransfer pengetahuan semata. Tujuan semacam itu belum benar! Karena dengan sekedar pengajaran, tujuan yang diharap dari pendidikan belum tentu dapat dicapai. Misalnya, pendidikan sebagai pengajaran…

Menghargai Pengalaman

Pengalaman adalah guru yang baik. Ungkapan sarat makna ini membuka cakrawala kita agar menimba sebanyak-banyaknya pengalaman dalam hidup ini. Ketika kita menginginkan guru-guru yang baik dan memiliki kualitas mendidik yang mumpuni, maka kita harus menempa dan mengembangkan kemampuan mereka dengan…

Jujur Bermasyarakat

K.H. Hasan Abdullah Sahal

Sifat iri, dengki, dan dendam, banyak menjangkiti masyarakat. Tak sedikit kalangan suka menuduh orang lain dengan “kafir”, padahal yang dituduhkan tidak demikian. Padahal itu berarti membuka rahasia “kafir” dirinya sendiri.

Mau Bekerja Bukan Asal Bekerja

K.H. Imam Zarkasyi

Allah SWT saya syukuri. Dia yang telah memberi saya rezeki dari beberapa segi. Bukan dari pondok, bukan dari santri, bukan pula dari lainnya. Ini hadiah Allah. Inilah kesyukuran kami. Meski saya tidak dapat menjanjikan, kalau anak-anak kelak mau berjuang seperti…

Membentuk Pemimpin Tangguh

K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi

Kaum muslimin saat ini menghadapi berbagai tantangan. Oleh sebab itu, kita harus menyiapkan diri sendiri, keluarga, orang-orang kita, masyarakat, dan anak-anak didik kita, supaya kita terlindung dari lima hal: