Hasil Pemilu Tazakka Tetapkan Penerus Presiden OPPM dan Panglima Mabes KGP

👁️ 48 kali dibaca

Suara para santri akhirnya menentukan arah kepemimpinan organisasi pelajar Pondok Modern Tazakka. Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) calon Presiden Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Panglima Mabes Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) masa bakti 2027-2028 yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Satria Radha Bahari meraih suara terbanyak dalam pemilihan Presiden OPPM, sedangkan M. Fawwaz Abaihaqy unggul dalam pemilihan Panglima Mabes KGP. Berdasarkan hasil Real Time Quick Count yang disiarkan secara langsung selama pelaksanaan Pemilu melalui laman evoting.tazakka.or.id, keduanya berhasil memperoleh suara tertinggi dari masing-masing pemilihan.

Dalam pemilihan Presiden OPPM, Satria Radha Bahari (5E) asal Pekalongan memperoleh 542 suara atau 48,48%. Ia unggul atas Naufal Dzaky Sadewa (5C) asal Bekasi yang meraih 289 suara (25,85%), serta Subadar (5B) asal Gresik dengan 287 suara (25,67%). Persaingan ketat terlihat pada posisi kedua dan ketiga dengan selisih hanya dua suara.

Sementara itu, pemilihan Panglima Mabes KGP dimenangkan oleh M. Fawwaz Abaihaqy (5B) asal Sukoharjo dengan perolehan 652 suara atau 58,32%. Posisi kedua ditempati M. Akmal Surya (5B) asal Salatiga dengan 281 suara (25,13%), disusul Mulyawan Akbar (5C) asal Tegal yang memperoleh 185 suara (16,55%).

Seluruh proses pemungutan suara menggunakan sistem electronic voting (e-voting) melalui tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS), yakni Aula Rabithah, Masjid Az-Zaky, dan Gedung Indonesia 2. Setiap santri menggunakan kode khusus untuk memberikan satu suara bagi calon Presiden OPPM dan satu suara bagi calon Panglima Mabes KGP. Melalui sistem ini, perkembangan perolehan suara dapat disaksikan secara langsung dan transparan melalui layar Real Time Quick Count.

Penyelenggaraan Pemilu ini merupakan bagian dari proses pendidikan kepemimpinan dan demokrasi di lingkungan pesantren. Sebelum memasuki tahap pemungutan suara, keenam kandidat telah mengikuti debat terbuka untuk menyampaikan visi, misi, serta gagasan kepemimpinan. Rangkaian tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh santri untuk mengenal para kandidat dan mempertimbangkan pilihan berdasarkan gagasan serta program yang ditawarkan.

Terpilihnya Satria Radha Bahari dan M. Fawwaz Abaihaqy menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru di tubuh OPPM dan Mabes KGP. Keduanya dijadwalkan dilantik dalam rangkaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Terbuka pada 11-12 November 2026 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *