Pondok Modern Tazakka kembali menyalakan semangat sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan melalui pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2026 yang digelar pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Lapangan utama pondok pagi itu dipenuhi oleh barisan santri dan guru yang hadir dengan penuh antusias, menghadirkan suasana semarak sekaligus sarat makna tentang bagaimana pesantren membentuk generasi yang sehat jasmani, matang mental, serta unggul dalam prestasi dan akhlak.

Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Tazakka, Direktur KMI, Wakil Pengasuh, para Kepala Lembaga, Kepala Departemen, jajaran guru, serta seluruh santri Pondok Modern Tazakka. Kehadiran seluruh elemen pondok menjadi simbol kuatnya kebersamaan dalam membangun pendidikan yang seimbang antara intelektualitas, spiritualitas, dan pengembangan potensi diri santri.

Dalam amanatnya, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Tazakka, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa kekuatan seorang mukmin tidak hanya diukur dari keluasan ilmu pengetahuan, tetapi juga dari kesehatan fisik, daya juang, serta kebermanfaatannya bagi umat dan lingkungan sekitar.

Beliau menyampaikan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah SWT dibanding mukmin yang lemah, karena kekuatan melahirkan kemampuan untuk memberi dampak, memikul tanggung jawab, serta menjalankan amanah yang lebih besar. Di hadapan seluruh peserta, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga dua nikmat yang sering dilalaikan manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan di pesantren bukan hanya tentang belajar di dalam kelas, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, tangguh, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.

Usai amanat pimpinan, suasana lapangan berubah semakin meriah melalui rangkaian penampilan pembuka yang memukau. Grand opening tampil sebagai pembuka dengan atraksi penuh semangat yang menggambarkan kekompakan santri. Penampilan marching band turut menyemarakkan suasana dengan irama energik dan formasi yang atraktif. Tidak hanya itu, aksi dari Perbetaz dan Persataz berhasil mencuri perhatian hadirin melalui penampilan yang menunjukkan kreativitas, ketangkasan, dan semangat kebersamaan. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tablo olahraga yang menggambarkan semangat perjuangan, sportivitas, dan jiwa kompetitif santri Tazakka dalam bingkai nilai-nilai pesantren.

Porseni 2026 bukan sekadar agenda perlombaan tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan holistik yang diterapkan di Pondok Modern Tazakka. Melalui kegiatan ini, para santri dilatih untuk belajar memimpin, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, menghargai proses, serta membangun mental yang kuat dan sportif. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi santri dalam kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.

Semangat yang hadir dalam pembukaan Porseni 2026 menjadi cerminan bahwa pesantren tidak hanya mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga generasi yang sehat, kreatif, disiplin, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan peradaban.

Rangkaian pembukaan kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta evaluasi bersama pimpinan sebagai bentuk refleksi dan penguatan semangat untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Porseni 2026.




