Pondok Modern Tazakka kembali menggelar Ujian Penerimaan Santri Baru gelombang kedua pada Ahad, 19 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 61 calon santri dari berbagai daerah. Bagi peserta yang berasal dari luar Pulau Jawa, panitia memfasilitasi pelaksanaan ujian secara daring melalui Zoom pada hari sebelumnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir bersama serta pengarahan pimpinan kepada dewan guru penguji yang digelar di teras ruang pimpinan sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Seluruh calon santri beserta calon wali santri juga mengikuti pembukaan resmi di Masjid Az-Zaky yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok, Direktur KMI, serta para guru penguji.

Dalam laporannya, Direktur KMI, K.H. M. Bisri, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa jumlah peserta pada gelombang kedua mencapai 61 calon santri yang berasal dari 10 provinsi.

Sementara itu, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Tazakka, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D., menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada para calon santri dan wali santri. Beliau menegaskan bahwa Tazakka merupakan pondok wakaf, milik umat bukan milik pribadi, golongan, maupun partai politik. Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa sistem pendidikan di Tazakka bersifat holistik, mencakup tiga ranah utama: kognitif, psikomotorik, dan afektif yang dijalankan secara seimbang dan simultan.

Setelah sesi pengarahan, para calon santri mengikuti rangkaian ujian yang meliputi ujian imla’, ujian lisan, serta wawancara bersama wali santri.

Usai seluruh rangkaian ujian, pimpinan bersama dewan guru penguji menggelar sidang kelulusan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman hasil seleksi yang disampaikan melalui akun AIST masing-masing calon santri.




