Batang — Santri Pondok Modern Tazakka kembali meraih prestasi membanggakan di bidang sains. Tim riset dari Klub Sains PM Tazakka resmi lolos ke tingkat nasional Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025, setelah proposal penelitian mereka dinyatakan layak masuk tahap presentasi nasional pada Kamis (25/9).
Dari total 9.349 peserta pendaftar, hanya 120 tim terbaik yang berhasil lolos, dan Tazakka menjadi salah satunya. Proposal yang diangkat berjudul: “Aquavolve: Inovasi Teknologi Pembangkit Listrik Mikrohidro dari Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga di Pondok Modern Tazakka”.
Mereka yang tergabung dalam tim riset santri Tazakka adalah Ahmad Hisyam Alika Putra Ahmudi, Dhiaulhaq Syathir Albanna, dan Muhammad Naufal Dzakky Sadewa. Mereka semua adalah santri yang saat ini tengah duduk di kelas IV KMI. Mereka bertiga dibimbing langsung oleh dua orang supervisor yaitu Ustadz David Prasetyo, S.Si. dan Ustadz Ferry Hidayat, S.Th.I., S.Fil.I., M.A.


Saat ini, mereka tengah mempersiapkan diri menghadapi tahap presentasi nasional sembari terus menyempurnakan karya mereka yang sudah dipatenkan menjadi hak cipta di Kementerian Hukum RI. Aquavolve karya mereka juga pernah dikenalkan dalam gelaran Indonesia International Invention Expo (IIIEX) 2025 di Polines Semarang pada bulan Agustus lalu serta berhasil meraih gold medal pada kategori Environmental Technology.
Keikutsertaan Tazakka bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk komitmen untuk membangun budaya riset, inovasi teknologi, dan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda, khususnya para santri anggota Sains Club.
Ustadz David Prasetyo, Supervisor Klub Sains Tazakka, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. “Kami menekankan bahwa tujuan mengikuti kompetisi bukan semata-mata mengejar medali, tapi mengasah berpikir kritis, problem solving, dan inovasi bermanfaat. Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan keduanya: pembelajaran berharga dan prestasi gemilang, mohon doanya selalu!” ujarnya.
Adapun Ananda Hisyam sebagai salah satu peserta utusan PM Tazakka merasa bangga bisa lolos seleksi dan maju ke tahap berikutnya. “Alhamdulillah riset kita lolos seleksi. Kami bertiga akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mempresentasikan hasil karya kami di level nasional. Do’akan kami agar mendapatkan hasil terbaik dan mengharumkan nama Tazakka” pintanya.
Saat ini, bersama 44 utusan madrasah se-Jawa Tengah yang lolos seleksi nasional, tim riset Tazakka tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti bimbingan riset serta menyiapkan diri dalam gelaran expo dan final round yang rencananya akan digelar pada tanggal 3-6 November 2025 yang akan datang.
Dengan capaian ini, Pondok Modern Tazakka menegaskan kiprahnya dalam melahirkan santri berprestasi, unggul dalam sains, berakhlak mulia, berawawasan global dan siap berkontribusi untuk Indonesia.




