HydroSafe Tazakka Raih Emas di ISIF 2026, Angkat Riset Remediasi Logam Berat

👁️ 106 kali dibaca

DEPOK – Tim HydroSafe Pondok Modern Tazakka berhasil meraih medali emas dalam International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI), Depok. Prestasi tersebut diraih melalui karya ilmiah yang mengangkat persoalan paparan logam berat pada aktivitas pertambangan emas skala kecil serta upaya penanganannya melalui pemanfaatan biochar berbahan limbah pertanian.

Karya berjudul “HydroSafe: Characterization and Remediation of Heavy Metal Exposure in Artisanal and Small Scale Gold Mining (ASGM) and Its Treatment Using Agricultural Waste Biochar: A Comprehensive Study” tersebut berkompetisi dalam kategori Environment. HydroSafe menjadi salah satu dari empat karya ilmiah santri Pondok Modern Tazakka yang mengikuti ISIF 2026. berita acara perizinan.pdf

Tim HydroSafe terdiri atas Ahmed Rheyzi Dealova, Bintar Ahya Razaqi Riofansyah, Muhammad Candra Setiawan, Regan Hasfardansyah, Shinatria Arifansyah, dan Hafid Rijanun Naja. Keenam santri tersebut mengembangkan penelitian yang berfokus pada karakterisasi dan remediasi paparan logam berat yang berkaitan dengan aktivitas Artisanal and Small Scale Gold Mining (ASGM). berita acara perizinan.pdf

Melalui karya ini, tim HydroSafe mengangkat pemanfaatan biochar dari limbah pertanian sebagai bagian dari pendekatan remediasi terhadap paparan logam berat. Pengembangan penelitian tersebut memperlihatkan upaya santri untuk mengkaji persoalan lingkungan sekaligus mengeksplorasi pemanfaatan bahan yang berasal dari limbah pertanian dalam penanganan persoalan tersebut.

Keikutsertaan HydroSafe dalam ISIF 2026 menjadi kesempatan bagi para santri untuk membawa hasil penelitian mereka ke dalam kompetisi sains dan inovasi bertaraf internasional. Selain mengembangkan substansi penelitian, proses kompetisi memberikan pengalaman kepada santri dalam mempresentasikan karya ilmiah dan mempertanggungjawabkan gagasan yang dikembangkan melalui penelitian.

Capaian medali emas ini menjadi bagian dari keberhasilan Pondok Modern Tazakka dalam ISIF 2026. Dari empat karya ilmiah yang diikutsertakan, Tazakka berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perak, masing-masing melalui tim HydroSafe, Aquaponik, AURA, dan RAIH LINGUA.

Bagi Pondok Modern Tazakka, prestasi HydroSafe menjadi salah satu capaian dalam pengembangan budaya ilmiah dan inovasi di lingkungan pesantren. Melalui Tazakka Science and Technology Club, santri memperoleh ruang untuk mengembangkan gagasan, melakukan penelitian, serta menguji hasil karyanya melalui berbagai ajang kompetisi.

Medali emas HydroSafe di ISIF 2026 menjadi capaian yang memperkuat kiprah santri Tazakka dalam bidang penelitian dan inovasi, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka membawa gagasan ilmiah dari lingkungan pesantren ke panggung kompetisi internasional.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *