Pimpinan Tazakka Hadiri Sarasehan Nasional Kiai Pesantren Ashriyah di Gontor

👁️ 23 kali dibaca

Gontor – Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Direktur KMI, Wakil Direktur KMI, dan beberapa Kepala Departemen Tazakka turut menghadiri Sarasehan Nasional Kiai Pesantren Ashriyah yang diselenggarakan di Pondok Modern Darussalam Gontor pada Sabtu-Ahad, 20-21 Juni 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor yang mempertemukan ribuan pengasuh pesantren modern, mubaligh alumni Gontor, serta tokoh nasional dan tokoh pesantren dari seluruh Indonesia.

Sarasehan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., ini menjadi forum strategis bagi para pengasuh pesantren untuk membahas berbagai isu penting terkait pengembangan pesantren di masa depan. Berbagai materi yang disampaikan meliputi peta jalan pesantren untuk masa depan bangsa, penguatan kesehatan komunitas pesantren, pengembangan perguruan tinggi pesantren, serta penguatan sinergi forum-forum alumni Gontor.

Kehadiran Pimpinan PM Tazakka dalam forum tersebut merupakan bagian dari komitmen Tazakka untuk terus memperkuat jejaring kelembagaan, dan mengambil peran aktif dalam berbagai forum strategis yang membahas kemajuan dunia pesantren. Selain menjadi ajang silaturahmi antar pengasuh pesantren, sarasehan ini juga menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam di era yang terus berkembang.

Kegiatan ini diikuti oleh ribuan pengasuh pesantren bersistem modern dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum tersebut sekaligus menunjukkan kuatnya jaringan pesantren alumni Gontor yang terus berkembang dan berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi umat.

Selain agenda sarasehan, Pimpinan PM Tazakka juga berkesempatan mengunjungi FORBIS National Economic Summit and Expo 2026 yang menampilkan berbagai produk dan unit usaha pesantren alumni Gontor. Kehadiran expo tersebut menjadi bukti nyata berkembangnya kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kolaborasi antar pesantren dalam membangun peradaban umat dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *