Tazakka — Sebelum menjalani masa ujian semester II, seluruh santri Pondok Modern Tazakka dari kelas I sampai kelas V mengikuti program karantina hafalan Al-Quran yang dilaksanakan pada Sabtu (24/1). Karantina ini untuk memberikan kesempatan para santri menyelesaikan target setoran hafalannya.


Bersama para wali kelas dan asistennya, mereka berkumpul dalam halaqah-halaqah di kelas-kelas dan di beberapa asrama untuk menyelesaikan hafalan Al-Quran yang telah ditentukan batasan-batasan pada setiap kelasnya.
Program tahfidz ini sejatinya telah dilaksanakan sejak awal semester yang dilaksanakan setiap hari Ahad dan Rabu petang jelang Maghrib bersama asatidz musyrif yang telah ditentukan. Selain itu, juga dilaksanakan setiap hari Ahad pada jam pertama dan kedua bersama wali kelas dan asisten untuk murajaah agar hafalan para santri benar-benar mutqin dan sempurna.
Ustadz Ari Budi Santoso selaku penanggung jawab program menyampaikan bahwa agenda karantina ini dilaksanakan guna memastikan setiap santri mencapai target hafalannya, sehingga berhak mengikuti ujian.


“Mereka harus sampai pada target yang telah ditentukan. Meski sejatinya sudah banyak yang selesai saat tahfidz sore hari. Namun hari ini para wali kelas memastikan hafalan mereka dengan murajaah, dan sebagian sambil menyelesaikan setorannya” jelasnya.
Hari itu, nampak para santri serius dan antusias menyetorkan hafalannya kepada wali kelas masing-masing atau ke asisten wali kelas mereka. Bagi yang sudah mendapatkan tanda tangan pengesahan, mereka langsung berbondong-bondong ke Kantor KMI untuk mendapatkan pengesahan dari Bagian Pembimbing Tahsin dan Tahfidz.
Banyak pula dari mereka yang sudah menyelesaikan hafalannya langsung kembali belajar mempersiapkan diri menghadapi ujian semester kedua. Dimana buku-buku selalu menjadi teman duduk mereka dimanapun dan kapanpun.
“Alhamdulillah saya sudah selesai hafalannya saat tahfidz sore. Hari ini saya hanya setoran murajaah kepada wali kelas untuk mendapatkan tanda tangan beliau dan syarat untuk bisa ikut ujian” ujar Kafka Milady Arcadia, santri kelas 3B asal Sukoharjo.
Selesainya hafalan Al-Quran menjadi salah satu syarat untuk bisa mengikuti ujian lisan pada ujian semester kedua ini, selain tentunya menyelesaikan syarat administrasi bulanan. “Nantinya dalam ujian lisan materi Al-Quran, target hafalan tersebut juga akan diuji kembali” pungkas Ustadz Ari.




