Hadirkan Praktisi Lulusan ITB, Tazakka Adakan Pelatihan Robotik

👁️ 106 kali dibaca

Tazakka (20/1) — Klub Sains Tazakka menyelenggarakan pelatihan robotik bagi santri ekstrakurikuler Robotik dengan menghadirkan praktisi ahli lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), Deny Viviantoro, M.T. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi santri di bidang sains dan teknologi.

Deny Viviantoro, M.T. merupakan lulusan Electrical Power Engineering ITB yang saat ini berprofesi sebagai IoT Engineer pada Blockchain Department di PT Metaverse Indonesia Makmur (Nusameta), Jakarta. Dengan pengalaman yang luas di berbagai startup nasional pada bidang hardware, Internet of Things (IoT), dan kelistrikan, kehadiran beliau memberikan wawasan praktis yang aplikatif bagi para santri. Saat ini, beliau juga berdomisili di Kabupaten Batang.

Pelatihan ini terselenggara atas undangan langsung dari Ust. David Prasetyo, M.Pd., selaku pembimbing Klub Sains Tazakka. Diharapkan, kehadiran praktisi lulusan ITB tersebut dapat menambah wawasan santri serta mendorong mereka untuk mampu merancang dan mengembangkan proyek teknologi secara mandiri, sebagaimana beberapa santri yang sebelumnya berhasil menorehkan prestasi pada ajang lomba sains bidang teknologi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Semoga pelatihan ini mampu mendorong santri kita, khususnya anggota Klub Sains untuk bisa berprestasi dalam perlombaan robotik dan membawa nama baik pondok kita,” papar Ustadz David.

Bertempat di Balai Latihan Kerja, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 28 santri Klub Robotik yang dibagi ke dalam lima tim. Setiap tim beranggotakan lima hingga enam santri dan diberikan proyek berbeda untuk dirakit sekaligus diprogram agar dapat berfungsi dengan baik. Adapun lima proyek yang dikerjakan meliputi lock door otomatis, kipas angin otomatis, tong sampah otomatis, kran air otomatis, serta lampu tepuk.

Seluruh proses perakitan dan pemrograman proyek tersebut dibimbing secara langsung oleh Deny Viviantoro, M.T., sehingga santri tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik implementasi teknologi secara nyata. Tentunya hal ini memberikan pengalaman positif bagi para peserta.

“Menarik, menantang, dan asyik. Semoga pelatihan ini terus dilakukan secara periodik, sehingga kita bisa lebih banyak pengalaman dan pelajaran” ujar Ananda Gessa Akbar, salah satu santri peserta pelatihan.

Melalui pelatihan robotik ini, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan semangat santri dalam bidang teknologi dan sains, sekaligus menjadi bekal untuk terus mengharumkan nama Tazakka pada berbagai ajang perlombaan teknologi dan sains di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *