Penasehat Grand Syaikh Al-Azhar Kunjungi Tazakka

👁️ 23 kali dibaca

Penasehat Grand Syaikh Al-Azhar Urusan Mahasiswa Asing dan Direktur Markaz Tatwir Al-Azhar University, Prof. Dr. Nahlah Shobry El-Sho’idy berkunjung ke Pondok Modern Tazakka pada Selasa sore, 27 Mei 2025.

Kunjungan beliau ke Tazakka yang dikawal langsung oleh K.H. Anizar Masyhadi, M.A. disambut dengan hangat oleh Bapak Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Tazakka, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D.

Beliau didampingi oleh Pimpinan PM Tazakka, K.H. M. Bisri, S.H.I., M.Si., Ketua Yayasan Tazakka, H. Anta Masyhadi, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Tazakka, H. Teguh Suhardi, dan beberapa Pimpinan Pesantren di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Para Kepala Departemen, Sayyidat dan tentunya para santri.

Dalam ramah tamah di Kantor Pimpinan, beliau banyak menyampaikan tentang hubungan dan kedekatan Al-Azhar dengan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pesantren.

Usai ramah tamah, Prof Nahlah yang pernah menjadi Dekan di Fakultas Studi Islam Universitas Al-Azhar didaulat untuk memberikan kuliah umum di hadapan seluruh santri dan guru

Kiai Anang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tazakka adalah anaknya Al-Azhar. Kunjungan beliau adalah kunjungan guru kepada muridnya.

Bahkan, kunjungan tokoh Al-Azhar seperti Rektor Al-Azhar Prof. Dr. Salamah Jum’ah Dawood dan Wakil Rektor Al-Azhar, Prof. Dr. Ramadhan Al-Showi menjadi sejarah penting Tazakka. Dan sejarah itu menjadi semakin lengkap dengan kunjungan Prof Nahlah yang merupakan satu-satunya wanita yang menjadi Penasehat Grand Syaikh Al-Azhar

Dalam pidatonya Prof Nahlah menyambut baik apa yang telah dilakukan Tazakka dalam upayanya mendidik generasi muda muslim yang kelak akan menjadi pemimpin dan perekat umat sebagaimana apa yang telah dilakukan oleh Al-Azhar selama ini.

Beliau juga berpesan kepada seluruh santri untuk belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, dan tak lupa mendoakan agar kelak santri-santri Tazakka bisa melanjutkan ke Al-Azhar Kairo

Kunjungan beliau kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan jamuan makan malam. Selanjutnya beliau kembali ke Jakarta dan bersiap untuk kembali ke Mesir.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *