Santri Akhir KMI Kunjungi Kampus Hingga Industri di Semarang dan Kudus

👁️ 9 kali dibaca

Santri Akhir KMI 610 The Next Ibn Rushd melaksanakan kegiatan Rihlah Tarbawiyah Iqtishodiyah ke zona Semarang dan Kudus pada 19-21 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 45 santri akhir dengan pendampingan 5 guru pembimbing.

Pada hari pertama, rombongan mengawali kegiatan dengan kunjungan ke Pusat Bibit dan Buah Alpukat (Pusbikat) milik alumni Gontor. Di tempat ini, para santri memperoleh gambaran langsung tentang kiprah alumni pesantren dalam dunia wirausaha, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan. Pengalaman tersebut menjadi inspirasi nyata bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan pelaku usaha yang mandiri dan produktif.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Santri Akhir KMI diterima langsung oleh Kepala Divisi Pemasaran dan PMB beserta jajaran Humas Fakultas Kedokteran UNISSULA. Pada kesempatan ini, para santri diajak meninjau berbagai fasilitas penunjang pendidikan kedokteran serta bersilaturahim dengan kader Tazakka yang sedang menempuh studi di Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Pada hari kedua, seluruh santri melaksanakan kunjungan ke Jenang Kudus Mubarok. Rombongan diajak menyaksikan secara langsung proses pembuatan jenang, mulai dari tahap awal produksi hingga siap dipasarkan. Selain itu, para santri juga berkesempatan mengunjungi Museum Jenang Kudus untuk mengenal sejarah dan perkembangan industri jenang sebagai warisan budaya sekaligus usaha ekonomi masyarakat.

Siang harinya, rombongan melanjutkan agenda dengan bersilaturahim ke Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho, Kudus. Di tempat ini, rombongan diterima langsung oleh KH. Choirul Anwar, S.Th.I., M.S. dan KH. Ahmad Afif Anwar, Al-Hafidz, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Pada hari ketiga, seluruh Santri Akhir KMI mengunjungi Batik Alfa Ashoofa, yang juga merupakan usaha milik alumni Gontor. Para santri melihat secara langsung proses produksi batik, mulai dari pembuatan hingga pemasaran, serta berkunjung ke galeri penjualan batik yang telah siap dipasarkan.

Kegiatan Rihlah Tarbawiyah Iqtishodiyah ini diharapkan mampu memperluas wawasan santri akhir tentang dunia pendidikan tinggi, pesantren, serta kewirausahaan.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *