Tazakka — Pondok Modern Tazakka kembali menggelar agenda tahunan Rannah Festival 2026, Festival Al-Qur’an, As-Sunnah, Literasi, dan Bahasa yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 9–11 Januari 2026. Beragam pameran, bazar, perlombaan, serta penampilan seni turut memeriahkan jalannya festival yang menjadi salah satu ikon kegiatan edukatif di lingkungan pesantren.


Pada hari pertama pelaksanaan, antusiasme hadirin tampak begitu tinggi sejak pembukaan acara. Rannah Festival 2026 dibuka secara resmi oleh Pimpinan Pondok Modern Tazakka, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D. Usai membuka acara, beliau berkeliling meninjau berbagai pameran dan stand yang tersedia, mulai dari pameran maket Pondok Modern Tazakka, Masjidil Aqsha, Rumah Rasulullah SAW, hingga Masjid Nabawi.
Beliau bersama para Pimpinan lainnya juga berkesempatan mencoba teknologi Virtual Reality (VR) 360° yang menghadirkan pengalaman interaktif menelusuri perjalanan sejarah Islam. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke bazar buku, pameran kaligrafi, serta pameran infografis yang tersebar di sekitar halaman Masjid Az-Zaky.

Memasuki hari kedua, suasana festival semakin semarak dengan digelarnya berbagai perlombaan antar asrama dan konsulat santri. Perlombaan tersebut mencakup ranah Al-Qur’an, As-Sunnah, literasi, dan bahasa, di antaranya lomba adzan, debat, TikTok Al-Qur’an dan Hadis, broadcasting, tilawah, tahfidz, serta sejumlah kompetisi edukatif lainnya. Kegiatan ini menjadi ajang adu kemampuan sekaligus sarana pengembangan potensi santri.


Pada hari terakhir, agenda festival berlangsung lebih padat seiring dengan pelaksanaan Ujian Penerimaan Santri Baru (PSB) yang turut memadati aktivitas di lingkungan kampus Pondok Modern Tazakka. Sebanyak 77 calon santri bersama wali santri mengikuti rangkaian ujian hingga pengumuman kelulusan yang disampaikan pada sore hari.
Malam penutupan menjadi puncak yang paling dinantikan oleh seluruh santri dan asatidz. Selain pengumuman dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, malam tersebut juga dimeriahkan dengan Asatidz Show.
Penampilan istimewa ini menghadirkan beragam sajian seni, mulai dari penampilan band Hyonic Band dan Band Mahakka, Tari Malulo, Campursari, hingga Visual Drama China yang diperankan oleh para asatidz pengabdian. Kemegahan acara semakin lengkap dengan pertunjukan video mapping yang memukau seluruh penonton.



Penyelenggaraan Asatidz Show tidak hanya menjadi hiburan penutup festival, tetapi juga memberikan inspirasi dan semangat bagi santri Pondok Modern Tazakka untuk terus berkreasi, berkarya, dan mengembangkan potensi diri dalam bingkai nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
@Fakhri Ahmad Fadhilah




