Tazakka Lepas Kadernya Studi ke Spanyol dan Mesir

👁️ 22 kali dibaca

Tazakka (9/11) Usai perhelatan Serah Terima Jabatan Kabinet OPPM dan MBKGP 2026–2027 yang berlangsung di halaman Gedung Rabithah, Pimpinan Pondok Modern Tazakka melaksanakan seremoni pelepasan kader yang akan menimba ilmu di luar negeri. Tahun ini, Tazakka kembali mengutus kader terbaiknya menuju dua negara tujuan, yakni Spanyol dan Mesir.

Sebanyak lima kader resmi dilepas langsung oleh Pimpinan Pondok. Untuk melanjutkan studi S1 di Al-Azhar University, Mesir, tiga kader yang diutus adalah Ust. Nabil Makarim, Ust. Edwin Fernando, dan Ust. Zidan Alfi Taqiya, yang rencananya akan diberangkatkan pada 3 Desember 2025.

Sementara itu, dua kader lainnya akan melanjutkan studi di Spanyol. Ustadzah Risma Kamilia Aziz akan menempuh pendidikan pada bidang Plurarism di Universitat de Córdoba, dan Ust. Akmal Arya Putra akan melanjutkan studi dengan jurusan Business Law di Universitat de Granada.

Dalam prosesi pelepasan, seluruh kader maju ke atas panggung untuk menandatangani Surat Perjanjian Kader Pondok Modern Tazakka, sebagai bentuk komitmen mereka terhadap amanah kepondokan. Mereka juga menerima wejangan dan nasihat langsung dari para masyayikh: K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D., K.H. Anizar Masyhadi, M.A., K.H. M. Bisri, S.H.I., M.Si., serta K.H. Oyong Sufyan, Lc., M.A., Ph.D.

Dalam nasihatnya, Kiai Anang menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi besar yang menjamin keberlangsungan cita-cita dan kelembagaan Pondok Modern Tazakka. Menurut beliau, pentingnya kaderisasi akan selalu kembali pada kualitas pendidikan pesantren yang terus dijaga dan dikembangkan.

Dilanjutkan oleh Kiai Anizar, beliau menekankan bahwa Tazakka tidak hanya membangun aspek fisik seperti gedung dan fasilitas, tetapi juga membangun manusia, mempersiapkan kader demi keberlanjutan nilai-nilai dan warisan perjuangan pondok.

Seremoni ditutup dengan pesan kembali dari Kiai Anang, yang mengutip landasan kaderisasi dari Surat An-Nisa ayat 6, sebagai pengingat bahwa pendidikan, tanggung jawab, dan amanah adalah inti dari pembinaan generasi.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *