Perintah Untuk Membersihkan Masjid

Perintah Untuk Membersihkan Masjid
sumber : http://reportasenews.com/mencuci-kabah-dan-menjaga-kebersihan-masjidil-haram/

Makkkah –  “Dan ingatlah, ketika Kami tempatkan Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan), “Janganlah engkau mempersekutukan Aku dengan apa pun dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang yang tawaf, dan orang yang beribadah dan orang yang rukuk dan sujud.” (Qs. Al-Hajj [22]: 26)

Dan ingatlah, ketika Kami menjadikan rumah (Ka’bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, ‘Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!‘” (Qs. Al-Baqarah [2]: 125)

Perintah untuk selalu menjaga kesucian dan kebersihan Baitullah dan Masjidil Haram dengan tegas dinyatakan dalam Al-Quran. Perintah ditujukan kepada Ibrahim dan Ismail AS, dan kemudian berlaku pula seterusnya hingga kini. Apa yg dimaksud “menyucikan”?

Ibnu Abbas RA meriwayatkan, juga oleh Mujahid dll bhw menyucikan maksudnya membersihkannya dari berhala-berhala, kata-kata rafats (tak senonoh), dusta dsb. Abi Hatim RA mengatakan: maksudnya menyucikannya dengan tauhid: Tiada tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya.

Pendapat lain mengatakan bahwa selain pemahaman di atas, menyucikan dan membersihkan dlm ayat tadi mencakup pula kebersihan lahiriah. Karena Kabah adalah tempat ibadah: towaf, itikaf, shalat, ruku dan sujud, dimana hal itu disyaratkan tempat yang suci dan bersih.

Ayat ini juga berlaku utk masjid-masjid di seluruh muka bumi: harus suci dan bersih. Suci dari syirik dengan hanya mentauhidkan Allah. Masjid hrs menjadi pusat pemurnian tauhid. Juga, suci bersih secara lahiriah dengan menjaga kebersihannya selalu supaya nyaman digunakan beribadah.

Ayat-ayat ini sungguh mengingatkan kita semua utk tugas suci dan mulia ini. Sucikan dan bersihkan masjid dg tangan kita sendiri, jika tidak bisa maka bantu pihak masjid utk melakukannya; bisa dg ikut sedekah infak utk menggaji petugas kebersihan. Dan jika masih ada masjid yg blm suci dan bersih sebagaiman dimaksud oleh kedua ayat tadi, sptnya takmirnya hrs diingatkan dengan dua ayat ini.

K.H. Anang Rikza Masyhadi, MA
Makkah, jelang Subuh
Rabu, 10 Safar 1441 / 9 Okt 2019

@pondoktazakka
www.tazakka.or.id

About Tazakka

Admin Official Utama Website Pondok Modern Tazakka, mempublikasi tulisan dengan cinta dan keikhlasan dari Batang, Jawa tengah.

Sebelumnya

Masjidil Haram, Masjid Nabawi & Masjid Az-Zaky

Sesudahnya

التعاون بين جامعة جاجة مادا والمحمدية سوراكرتا مع رابطة الجامعات الإسلامية