WAMENKES RI RESMIKAN TAZAKKA MEDICAL CENTER (TMC)

WAMENKES RI RESMIKAN TAZAKKA MEDICAL CENTER (TMC)

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Ali Gufron Mukti, M.Sc, Ph.D secara resmi meresmikan Tazakka Medical Center (TMC), Rabu 18 September  2013. Peresmian TMC juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Povinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Direktur Rumah Sakit Batang, Direktur Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia, Direktur Rumah Sakit Djunaid dan tamu-tamu undangan lainnya.

Tazakka Medical Center (TMC) merupakan salah satu amal usaha pondok di bidang kesehatan untuk  santri dan masyarakat, rencana klinik ini akan menggunakan bebas kasir, maksudnya masyarakat kurang mampu tidak dipungut biaya.

Peresmian TMC diawali dengan Ceramah Beliau di Masjid Az-Zaky Pondok Modern Tazakka, ceramah tentang kesehatan kepada santri dan masyarakat sekitar, pada kesempatan yang sama pondok memanfaatkan momen yang mahal ini untuk peresmian balai kesehatan santri dan masyarakat yaitu Tazakka Medical Center (TMC) yang terletak di samping rumah Pimpinan Pondok sebelah selatan tepatnya.

Pada ceramahnya di depan seluruh santri dan masyarakat batang maupun luar batang beliau menyampaikan akan pentingnya kesehatan dan menjaga kesehatan kepada para santri dalam lingkungan pondok khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Dijelaskanbahwa Kesehatan adalah jasmani dan rohani namun bukan semata-mata bebas dari segala macam penyakit, melainkan makna kesehatan yang sebenarnya adalah sehat dari segala hal,sehat jasmani maupun rohani artinya sehat secara fisik, psikis, ekonomi dan lain-lain.

Dengan demikian kesehatan itu penting dan menjaga kesehatan lebih penting, karena tanpanya manusia tidak dapat berbuat apa-apa. Seperti dalam istilah “health is Not Everything, But Everything is Nothing Without Health”.Slogan di atas sangatlah tepat untuk menjadi cerminan perilaku kita sehari-hari, karena betapa ruginya kita semua jika dalam keadaan sakit. Waktu produktif kita menjadi berkurang, belum lagi biaya berobat yng semakin mahal menjadi beban bagi keluarga maupun saudara.

Menurut beliau sedikitnya ada empat factor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Dan keempat factor ini saling berkaitan dan berhubungan satu sama lainnya,Factor yang pertama adalah factor genetic, kedua lingkungan, ketiga pola makan atau tingkat gizi masyarakat dan yang keempat adalah pola hidup masyarakat.Menjaga kesehatan berarti pula menjaga lingkungan dan pola kehidupan dari segala macam sampah dan penyakit lingkungan maupun masyarakat. Karena kebersihan sebagian dari pada iman

Maka kemajuan dan kemunduran sebuah negara dapat di ukur melalui sebuah lembaga pendidikan yang terdapat pada negara tersebut, kedua pada tingkat kesehatan masyarakat dan yang ketiga tingkat ekonomi masyaraka.

Di akhir pidato beliau berpesan bahwa hendaklah sebuah lembaga pendidikan, kesehatan maupun yang lainya memiliki visi, misi dan cita-cita yang jelas agar tercapai sebuah tujuan yang jelas pula, seperti pondok ini yang memiliki visi, misi dan cita-cita jauh kedepan.