Mendidik Calon Pemimpin Yang Siap Memimpin; Drs. Ferry Mursyidan Baldan.

Saya ucapkan terimakasih kepada kiai, guru-guru, para donatur dan siapapun yang terlibat dalam memajukan Pondok Modern Tazakka ini sebagai fasilitator dalam mempersiapkan pemimpin bangsa dengan pendidikan yang baik.

Pendidikan adalah upaya untuk mengetahui dan menemukan siapakah diri kita yang sesungguhnya. Sehingga kesadaran diri muncul bagi mereka yang merasakan dunia pendidikan dan pembelajaran.

Semakin tinggi pendidikan seseorang maka akan semakin terlihat cerminan dirinya. Begitu pula sebaliknya, rendahnya pendidikan menjadikan cerminan diri semakin samar bahkan bisa jadi tak terlihat. Oleh karena itu, pendidikan adalah sebuah proses dimana kita akan mengetahui apa yang harus kita lakukan dan apa yang kita kehendaki. Hal tersebut diejawantahkan dalam perilaku serta perkataan.

Jika proses pendidikan terlepas dari pemahaman dan dinamika beragama, maka yang dihasilkan adalah manusia yang rasional atau logis namun tidak berperasaan. Di sinilah pentingnya pendidikan agama.

Pondok Modern Tazakka ini , menurut saya mengajarkan ilmu pengetahuan dan sekaligus menanamkan nilai-nilai agama. Sehingga, outputnya nanti adalah generasi yang cakap secara keilmuan dan rasionalitas namun juga berakhlakul karimah.

Ingatlah bahwa wahyu yang pertama kali turun kepada Nabi Muhammad SAW berupa perintah membaca: Iqra’. Makna Iqra’ bukan hanya sekedar membaca. Akan tetapi lebih dari itu, bahwa makna Iqra’ adalah melihat dengan mata, mendengar dengan telinga, merasa dengan hati dan sete­rusnya.

Para santri harus ingat bahwa kita bukan sedang menyiapkan orang-orang untuk menduduki suatu jabatan tertentu. Namun saat ini kita sedang melatih dan mendidik calon-calon pemimpin yang siap untuk memimpin bangsa di masa depan.

Umuran-umuran santri pada masa-masa sekarang ini bisa disebut golden age bagi mereka, karena saat ini adalah masa keemasan bagi pertumbuhannya. Dimana pada masa pertumbuhan ini karakter mereka dibentuk dalam lingkungan yang baik. Maka, miliu pendidikan seperti pesantren modern ini sangat strategis bagi pembentukan jati diri mereka.

Sebuah kekhawatiran bagi kita jika bangsa ini mendapat seorang pemimpin yang belum siap memimpin. Banyak pemimpin sekarang tetapi tidak siap memimpin dan tidak mampu memimpin. Maka, beruntunglah kalian karena Pondok Modern Tazakka bertekad menyiap­kan sejak dini calon-calon pemimpin Indonesia masa depan, yang cakap secara ilmu pengetahuan, berwawasan tetapi juga berakhlakul karimah.

Pendidikan seperti di Pondok Modern Tazakka adalah pendidikan yang penuh keyakinan. Profesi apapun yang dipilih untuk masa mendatang tidaklah salah. Maka, catatan penting bagi orang tua adalah mempersiapkan pendidikan bagi anak-anak kita.

Pilihan pendidikan yang tepat sangat­ diperlukan. Harus terdapat titik seimbang antara dunia pendidikan dan orang tua, sehingga antara keduanya tidak terjadi konflik dan benturan pemahaman ataupun kehendak. Orang tua menginginkan kebaikan bagi seorang anak, lembaga pendidikan pun demikian, dan secara aplikasi perilaku anak nantinya seperti yang diharapkan. Pondok ini telah memfasilitasi, dan pondok bersama orang tua pun terdapat sinergi dalam mendidik santri di dalam maupun di luar.

Terkait soal kecakapan menalar dan menyelesaikan masalah, sistem ujian yang menerapkan multiple choice atau pilihan ganda. Itu tidak mendidik, dan tidak mendorong anak untuk menalar.

Maka, ujian yang paling baik adalah dengan soal-soal essai, karena di situlah kita dapat menggali nalar dan daya analisis anak-anak. Tadi saya dijelaskan oleh Pimpinan Pondok ini bahwa sistem ujian yang dijalankan Pondok Modern Tazakka berbentuk essai semua, tidak ada yang pilihan ganda. Menurut saya ini sudah benar, yaitu ujian dengan memulai serta membiasakan santri menjawab soal ujian yang berbentuk essai.

Dalam hal ini santri menjawab bukan lagi dalam konteks benar atau salah, essai ini konteksnya adalah santri paham atau tidak tentang pelajaran, dan ia akan lebih mendalam dalam berpikir. Metode inilah yang saya harapkan karena dapat membantu dalam pembentukan pribadi yang menguasai permasalahan. Dan menurut saya sistem di Pondok Modern Tazakka ini sudah tepat.

Sungguh saya senang dan me­nikmati suasana pesantren ini, dan andai waktu bisa diputar kembali, rasanya saya ingin menjadi santri seperti­ anak-anak yang ada di depan saya ini. Maka, bersyukurlah kalian men­dapat pendidikan di tempat yang baik, dididik oleh guru-guru dan pimpinan yang baik, berwawasan dan visioner­ ke depan.

Saya ucapkan selamat kepada para santri bahwa kalian sedang dipersiapkan menjadi calon pemimpin Indonesia masa depan. Maka, beruntunglah kalian karena Pondok Modern Tazakka bertekad menyiap­kan sejak dini calon-calon pemimpin Indonesia masa depan, yang cakap secara ilmu pengetahuan, berwawasan tetapi juga berakhlakul karimah.

Transkrip Tausiyah Drs. Ferry Mursyidan Baldan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN di Masjid Az-Zaky, Pondok Modern Tazakka, Kamis (11/2).