Mufti Damaskus Sholat Subuh di Masjid Sunda Kelapa

Jakarta - Mufti Damaskus didampingi Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH. Anizar Masyhadi melaksanakan sholat subuh di masjid Sunda Kelapa Jum'at, 18/1.

Mufti didaulat menjadi imam sholat subuh, suara dan lantunan ayat suci yang merdu menjadikan para jamaah khusyuk dan menikmati sholatnya.

Dalam tausiyah selepas subuh yang diterjemahkan dengan fasih oleh Mantan Presiden PPMI Mesir Pangeran Arsyad Ihsanulhaq, Mufti Damaskus menyampaikan bahwa keinginan puncak seseorang yang didambakan dalam kehidupannya adalah mendapat ridlo Allah dan surgaNya.

Menurut Mufti Damaskus, salah satu jalan terbaik yang dapat mengantarkan seorang muslim ke dalam surga adalah dengan berinfaq dan bersodaqoh.

Allah menjadikan infaq dan sodaqoh salah satu jalan menuju surga, karena di dalamnya terdapat ekspresi dan komitmen serta pengorbanan yang tulus dan ketaatan kepada Allah SWT.

Harta adalah perhiasan dan benda yang paling dicintai oleh manusia, Allah berfirman dalam surat Al-Kahfi ayat 46:

 الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia”.

Mufti Damaskus menambahkan bahwa sodaqoh adalah amalan yang agung disisi Allah, banyak ayat dan hadits yang menjelaskan tentang keutamaan menafkahkan harta.

Dr. Adnan Afyouni menyampaikan bahwa ketika ajal manusia datang, maka dia ingin agar ajalnya ditangguhkan sebentar, agar dia bisa bersodaqoh dan berbuat kebaikan.

Firman Allah surat Al-Munafiqun ayat 10:

...فَيَقُولَ رَبِ لوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ...

"Ya Tuhanku, jika kau tangguhkan ajalku sebentar, maka aku akan bersodaqoh dan menjadi orang yang berbuat kebaikan"

Permintaan penangguhan ajal tersebut adalah untuk bersodaqoh (jariyah), karena sodaqoh memberikan pahala yang langsung dari Allah dan menjadi investasi terus memberikan pahala yang tidak terputus.

Selain itu adalah untuk berbuat kebaikan, amal baik adalah karya yang akan terus dikenang sepanjang masa oleh manusia lain, menjadikan umur panjang, karya dan peninggalannya bermanfaat bagi orang lain.

Itulah dua hal permintaan manusia ketika ajalnya datang, minta ditangguhkan sebentar ajalnya untuk; bersodaqoh dan berbuat kebaikan.

Jangan sampai menjadi orang yang terlambat, Allah menegaskan dalam lanjutkan ayatNya:

"Allah tidak akan pernah menangguhkan ajal manusia  jika sudah saatnya datang, dan Allah maha mengetahui atas apa yang kamu kerjakan".

Diakhir tausiyahnya, Ketua Dewan Rekonsiliasi Suriah tersebut menjelaskan fadhilah/keistemewaan sholat subuh berjamaah. Menurutnya, sholat subuh dihadiri oleh Malaikat yang kemudian Malaikat tersebut melaporkannya kepada Allah SWT, lalu Allah memerintahkan kepada Malaikat untuk mengabulkan setiap permohonan orang-orang yang sholat subuh berjamaah.

Kiai Anizar yang hadir menambahkan bahwa ada 3 amalan yang tidak terputus, sebagaimana Sabda Rosulullah Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

"Jika anak adam meninggal, maka terputuslah semua amal perbuatannya kecuali tiga; Sodaqoh Jariyah, Ilmu Bermanfaat dan Anak Sholeh yang Mendoakan"

Acara dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid Aksa Mahmud dan Bendahara Masjid Fahmi Askar beserta pengurus lainnya, nampak juga ikut berjamaah Walikota Jakarta Utara dan masyarakat sekitar. @Media Center

www.tazakka.or.id

MUFTI DAMASKUS; INDONESIA NEGARA BESAR, MENJADI CONTOH NEGARA LAIN

Setelah selesai mempersiapkan Konferensi Internasional Sufi Jatman di Pekalongan, ulama asal Timur Tengah bersama Habib Lutfi bin Yahya menyampaikan pesan dan nasehat di depan ribuan orang pada acara Haul Habib Hasan bin Toha bin Muhammad bin Yahya di Semarang, Selasa 15/1-2019.

Mufti Damaskus Syaikh Dr. Adnan Afyouni dalam pesan dan nasehatnya menyampaikan jika seseorang sudah meninggal, maka yang akan tersisa adalah amal kebaikan dan sejarah pada masa hidupnya.

Nabi Muhammad adalah salah satu dari manusia yang sepanjang sejarah peradaban manusia akan terus dikenang dan disebut namanya oleh seluruh manusia. Dengan kita menyebutnya (bersholawat), maka rahmat dan keberkahan Allah akan terus turun kepada kita.

Menurut Mufti, Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan kepada kita semua untuk melanjutkan perjuangannya. Salah satu penerus Rosulullah dalam memperjuangkan agama Allah adalah Habib Hasan bin Toha yang saat ini kita berada dalam haul memperingatinya.

Mufti Damaskus mengenang bahwa Habib Hasan adalah orang yang melanjutkan perjuangan Rasulullah dengan selalu mengajarkan nilai-nilai Islam dengan baik, tidak kenal lelah, semoga beliau termasuk ahli surgaNya. Kita selalu mencintainya, karena beliau adalah ulama pewaris Nabi.


Syaikh Adnan menganjurkan kepada hadirin untuk memperbanyak sholawat, menurutnya andaikata dunia kering dan terdapat manusia manusia yang selalu bersholawat kepada Rosul, maka Allah akan menurunkan rahmat dan keberkahanNya.

Ulama senior dari Damaskus tersebut menjelaskan bahwa pecinta Rasulullah sesungguhnya adalah mereka yang selalu berbuat kebaikan, meniru akhlak Rasulullah, saling tolong menolong, menebarkan kebaikan, dan selalu mengikuti ajaran Rasul. "Itulah para pencinta Rasulullah, saling tolong menolong, karena ibaratnya manusia satu dengan lainnya adalah satu badan, jika ada bagian yang sakit, semua seluruh badannya akan merasa sakit semua", jelas Syaikh Adnan.

"Indonesia menjadi negara yang aman, adil dan makmur, semua rakyatnya bersatu, Indonesia negara yang besar, menjadi contoh bagi negara lainnya", tutup beliau.

 


Acara haul ditutup dengan tausiyah dari Maulana Habib Lutfi bin Yahya. Beliau menjelaskan, dengan berkumpulnya semua elemen pada acara haul ini, ukhuwah Islamiyyah akan terjalin dan keberkahan akan terlimpahkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Didepan ribuan jamaah, Habib Lutfi menjelaskan bahwa Indonesia tidak saja kaya sumber daya alamnya, namun Indonesia juga kaya ulama dan para wali.

Menurutnya, ulama-ulama dan para wali tersebut adalah mutiara-mutiara yang berkilauan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Mereka bahkanlah ulama yang hanya ahli memutar tasbih, tapi mereka juga ahli ekonomi, pertanian, perkebunan, kelautan, strategi, kesehatan dan sangat tinggi ilmu hadits, tafsir dlsbnya.

Meraka adalah para ulama yang menyatukan menjadi perekat umat, Habib mengajak para jamaah yang hidup dizaman ini untuk selalu mengikuti dan meneladaninya. Kepada hadirin, beliau menyerukan untuk belajar meneladani ulama pendahulu kita, lalu meneruskannya kepada generasi setelah kita.


Diakhir tausiyahnya, Habib Lutfi menegaskan dengan kalimat yang lugas, bahwa setiap warga negara harus berkomitmen menjaga keutuhan Bangsa Indonesia. Beliau wanti-wanti agar jangan sampai mudah terpecah belah, termakan hoax dan diadu domba, sehingga dengan begitu Indonesia akan mudah dibelah dan dipecah.

Habib menyeru kepada semua elemen bangsa; ulama, umaro, TNI Polri dan rakyat untuk bersinergi bersatu dalam membangun Indonesia.

Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, perwakilan dari Pangdam dan Kapolda serta Walikota Semarang, habaib, ulama dan jamaah yang datang dari berbagai daerah. @alam